Apakah Tertawa Membatalkan Shalat?

 

Terjemah fatwa oleh Rasyid Ghani, Tahfizh

 

Pertanyaan

Orang-orang mengatakan, bahwa senyum dapat membatalkan salat, bahkan tertawa keras dapat membatalkan wudu dan salat sekaligus, apakah ini benar?

 

Jawaban

Salat batal karena sebab tertawa keras namun tidak batal dengan sekedar senyuman. Adapun wudu, tidak menjadi batal walaupun dengan tertawa keras. Baik tertawanya di saat salat atau pun di luar salat. Karena, tidak ada dalil sahih yang menunjukkan bahwa wudu akan batal dengan sebab tertawa terbahak-bahak.

Wabillahit taufiq, wa shalllallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa alihi wa shahbihi wa sallam.

 

Sumber: Fatawa al-Lajnah ad-Daimah lil Buhutsil ‘Ilmiyyati wal Ifta’, Pertanyaan ke-4 dari Fatwa no. 6096


Baca Juga: Menangis Ketika Shalat Ada yang Membatalkan Shalat dan Ada yang Tidak Membatalkan


السؤال الرابع من الفتوى رقم 6096

س4: يقولون: إن البسمة تبطل الصلاة والقهقهة تبطل الوضوء والصلاة معا فهل هذا صحيح؟

ج4: تبطل الصلاة بالقهقهة، ولا تبطل بمجرد الابتسام ولا يبطل الوضوء بالقهقهة، سواء حصلت أثناء الصلاة أم خارجها لعدم الدليل الصحيح على بطلانه بذلك.
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو عضو نائب الرئيس الرئيس
الشيخ عبد الله بن قعود والشيخ عبد الله بن غديان الشيخ عبد الرزاق عفيفي العلامة عبد العزيز بن عبد الله بن باز


ِArtikel Kami: Hukum Berdoa Bersama Seusai Shalat


Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.