Ujian Hifdzul Mutun Santri Marhalah Takhasus
Oleh Tim Jurnalistik 47-48
Jember, Sabtu, 14 Dzulqa’dah 1447 H – 02 Mei 2026 M
Dengan memohon pertolongan dan kemudahan dari Allah Ta’ala, pada hari Sabtu (02/05/2026), kembali dilaksanakan Ujian Hifdzul Mutun bagi para santri Marhalah Takhasus, mulai dari kelas 1 hingga kelas 3. Sejak pagi hari, suasana Ma’had tampak dipenuhi keseriusan para santri yang mempersiapkan hafalan mereka sebelum memasuki sesi ujian.
Kegiatan ini merupakan salah satu program rutin yang bertujuan untuk memperkuat hafalan matan ilmiah para santri sebagai bekal utama dalam memahami pelajaran sehari-hari. Matan-matan yang dihafal menjadi inti dari berbagai disiplin ilmu syar’i yang dipelajari, sehingga keberhasilan dalam menghafalnya sangat berpengaruh terhadap pemahaman yang lebih mendalam terhadap syarah (penjelasan) yang diajarkan di kelas.
Ujian Hifdzul Mutun ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Dengan hafalan yang kuat, diharapkan para santri mampu menguasai kandungan ilmu dengan lebih baik serta memiliki fondasi keilmuan yang kokoh. Selain itu, kegiatan ini juga melatih konsistensi dan kedisiplinan dalam menjaga hafalan yang telah dipelajari.
Tahapan dan Sistem Pelaksanaan Ujian
Dalam pelaksanaannya, setiap santri diminta untuk menyetorkan hafalan matan sesuai target yang telah ditentukan, yaitu materi yang telah dipelajari selama satu pekan. Metode ini diterapkan agar hafalan tidak hanya menjadi rutinitas semata, tetapi juga menjadi sarana muraja’ah (pengulangan) yang mampu memperkuat pemahaman ilmiah para santri.
Adapun jadwal pelaksanaan ujian berlangsung dalam beberapa sesi, yaitu:
- Setelah Shubuh – 06.15 WIB
- 07.45 – 09.15 WIB
- Setelah Ashar – 16.00 WIB (bagi santri yang belum selesai)
- Setelah Isya – 20.00 WIB (bagi santri yang belum selesai)
Pelaksanaan ujian yang ditentukan dalam beberapa sesi ini memberikan kesempatan kepada seluruh santri untuk menyelesaikan setoran hafalan dengan optimal. Kegiatan ini pun dilaksanakan setiap hari Sabtu secara rutin sebagai bentuk pembiasaan dalam menjaga hafalan serta melatih kedisiplinan dalam menuntut ilmu.
Semangat Santri dalam Menggapai Derajat Ilmu
Semangat para santri dalam menghafal juga sejalan dengan firman Allah Ta’ala:
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujadilah: 11)
Ayat tersebut menegaskan bahwa menuntut ilmu, menjaga hafalan, dan bersungguh-sungguh dalam belajar merupakan amal mulia yang akan mengangkat derajat seorang hamba, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga setiap huruf yang dihafal, setiap waktu yang dicurahkan, dan setiap kesungguhan yang ditampakkan oleh para santri menjadi amal saleh yang diterima di sisi Allah Ta’ala, serta menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.


