Selamat datang para calon santri-para penuntut ilmu syar'i warisan Nabi. Untuk mengikuti ujian online UMTB klik di sini!

Keberkahan ilmu

 

Oleh Muhammad Musa Zubaidi Pasuruan

 

Wahai saudaraku yang semoga Allah rahmati….

Teman terbaik adalah ilmu. Sedangkan perhiasan ilmu adalah tawadhu’ (rendah hati) dan penuh adab. Barangsiapa yang tawadhu’ karena Allah, maka Allah ta’ala akan mengangkat derajatnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ ِللهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللهُ

“Tidaklah seseorang merendahkan hatinya karena Allah, melainkan Allah angkat derajatnya.” (HR. Muslim no. 556 dari hadits Abu Hurairah )

Di antara bentuk tawadhu

Tawadhu karena ilmu akan menjadikannya barakah. Di antara bentuk tawadhu adalah:

  1. Tidak malu mengambil ilmu, meski dari yang lebih muda.

Dahulu pernah ditanyakan kepada Imam Abu Hanifah rahimahullah, “Apa sebabnya engkau bisa mencapai keilmuan ini?” Beliau menjawab, “Aku tidak pelit untuk memberikan faedah kepada orang lain dan tidak enggan untuk mengambil faedah dari orang lain.”

  1. Begitu pula, di antara bentuk tawadhu adalah tidak berucap dan beramal kecuali dengan ilmu.

Imam al-Bukhari rahimahullah berkata: berilmu sebelum berucap dan beramal. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ

“Ketahuilah, bahwa tidak ada sembahan yang berhak untuk disembah kecuali Allah dan minta ampunlah atas dosamu.” (QS. Muhammad: 19)

Penutup

Demikianlah pembahasan singkat seputar sebab barakahnya ilmu, mudah-mudahan bermanfaat. Amin

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.