Edukasi Pengelolaan Sampah Jadi Langkah Awal Kepedulian Lingkungan di Ma’had

Oleh Tim Jurnalistik 47-48

Jember, Selasa 24 Dzulqa’dah 1447 H – 12 Mei 2026 M

Suasana berbeda tampak di lingkungan Ma’had pada Selasa sore itu. Tepat selepas Ashar, sebuah acara edukasi terkait pengelolaan sampah mulai dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh santri, baik dari Ma’had satu maupun Ma’had dua. Para santri tampak berkumpul dengan tertib untuk menyimak rangkaian acara yang membahas pentingnya kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

Acara dimulai dengan pembacaan surat edaran dari Bupati Jember yang membahas tentang pengolahan sampah secara mandiri. Surat edaran tersebut menjadi dasar sekaligus latar belakang diadakannya kegiatan edukasi pada sore hari itu.

Memasuki sesi pertama, acara dikemas dalam bentuk podcast dengan moderator Al-Akh Aji Merauke dan menghadirkan Ami Abu Athiroh -Hafidzahulloh- sebagai bintang tamu. Pada sesi ini, beliau menyampaikan beberapa pembahasan penting terkait kepedulian terhadap sampah dan kebersihan lingkungan.

Dalam penyampaiannya, Ami Abu Athiroh menekankan pentingnya kesadaran pribadi dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik yang menjadi salah satu penyebab banyaknya sampah di sekitar masyarakat.

“Semua ini tentu balik ke diri kita sendiri ya, bagaimana kita bisa meminimalisir penggunaan plastik yang dengannya bisa mengurangi sampah di sekitar kita,” ujar beliau.

Beliau juga menjelaskan tentang tata cara membuang sampah dengan benar melalui pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Penjelasan tersebut disampaikan agar para santri lebih memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dari lingkungan terkecil.

Di pertengahan sesi, panitia turut memutar sebuah video yang membahas fakta tentang kondisi negeri ini yang termasuk salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Tayangan tersebut membuat para peserta semakin memahami besarnya dampak sampah terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Setelah sesi pertama selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua bersama Ami Abu Hudzaifah Andi -Hafidzahulloh-. Pada sesi ini, beliau menyampaikan materi tentang pengaruh kebersihan terhadap kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Beliau menjelaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya sekadar urusan lingkungan, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan tubuh dan kenyamanan hidup. Semangat menjaga kebersihan ini juga telah dicontohkan oleh para salaf terdahulu.

Sebagaimana diriwayatkan dari budak perempuan Rabi’ bin Khutsaim:

كان الرَّبيعُ يأمُرُ بالدَّارِ أن تُنظَّفَ كُلَّ يومٍ

“‘Ar-Rabī‘ dahulu memerintahkan agar rumah dibersihkan setiap hari.”

Riwayat tersebut disebutkan dalam Al-Mushannaf karya Imam Ibnu Abi Syaibah jilid 5 halaman 264.

Latar Belakang Acara

Diadakannya acara ini berawal dari surat edaran Bapak Muhammad Fawait selaku Bupati Jember yang membahas tentang pengolahan sampah secara mandiri. Surat tersebut dikeluarkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi sampah di Kabupaten Jember yang semakin membludak.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, pihak ma’had pun berikhtiar mengambil langkah awal dengan mengadakan edukasi kepada para santri. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu bentuk realisasi dalam mendukung program pemerintah sekaligus menumbuhkan kesadaran santri terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan serta memiliki kesadaran untuk mengelola sampah dengan baik, dimulai dari lingkungan ma’had dan kehidupan sehari-hari.

Semoga acara ini menjadi langkah awal yang baik dalam ikhtiar Ma’had untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Aamiin.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses