Lecut hati untuk thalabul ilmi

 

Oleh Ukasyah Qomarudin Mujur

 

Penuntut ilmu adalah manusia mulia, terlebih di zaman yang kian jauh dengan kenabian. Zaman demi zaman semakin bermunculan fitnah dan ujian. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

لاَ يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ

“Tidaklah datang suatu zaman melainkan zaman yang setelahnya lebih buruk daripada zaman sebelumnya.” (HR. al-Bukhari di dalam shahihnya no. 7068, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

 

Jalan menuju surga

Para santri adalah manusia mulia. Betapa tidak, tujuan mereka adalah tujuan termulia dibandingkan tujuan kebanyakan orang selain mereka. Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang menempuh suatu jalan demi menuntut ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”  (HR. Muslim no. 2699)

Belajar agama merupakan kedudukan yang agung. Hanya Allah yang Mampu membalas pahalanya. Terlebih bagi mereka yang tidak menginginkan agar dilihat manusia, dipuji, diberi, dan seterusnya. Tidak pula menginginkan dunia dan seisinya. Tujuannya adalah cita-cita mulia, menegakkan di muka bumi kalimat Allah Yang Maha Esa.

Ia senantiasa berharap bahwa perjuangan besarnya tidaklah sia-sia. Keikhlasan senantiasa ia koreksi pada niat-niatnya. Pertolongan senantiasa ia minta hanya kepada-Nya semata. Karena ia yakin bahwa hanya Allah yang menuntunnya dan membantunya dalam perjuangan besar ini. Santri tidak boleh melemah, patah semangat, ataupun patah arang. Seandainya hasilnya tidak sesuai harapannya, maka ia hanya bersyukur dan mengatakan:

قدر الله و ما شاء فعل

Takdir dan apa yang Allah kehendaki pasti akan terjadi.”

 

Doa

Maka kita katakan kepadanya, “Semoga perjuanganmu merupakan pertanda kebaikan bahwa Allah menghendaki kebaikan bagimu. Semoga shalawat Allah dan seluruh hamba-Nya atasmu. Semoga engkau menjadi manusia terbaik.” Amin

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.