Baksos Kesehatan PKL-SPN 1448 H: Ikhtiar Melayani, Kepedulian untuk Sesama

Oleh Tim Jurnalistik PKL-SPN 2026

Sabtu, 28 Rabi’ul Akhir 1448 H
Kegiatan bakti sosial (baksos) kesehatan yang telah dinanti-nantikan akhirnya tiba. Tepat pukul 07.00 WIB, sebanyak 16 orang yang terdiri dari tim dokter Ma’had Minhajul Atsar Jember tiba di lokasi PKL-SPN setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam menggunakan mobil.

Tak lama setelah kedatangan tim dokter, masyarakat mulai berdatangan meskipun acara belum resmi dimulai. Persiapan pun segera dilakukan. Ruangan ditata, obat-obatan disusun dengan rapi, dan para santri PKL-SPN mulai menempati tugas masing-masing. Ada yang bertugas di bagian registrasi, mendampingi dokter, hingga membantu keperluan lainnya sesuai pembagian tugas yang telah disusun sebelumnya.

Di depan Posyandu Lawang Kedaton, yang menjadi pusat pelaksanaan baksos kesehatan tahun ini, sebuah banner berukuran 3 × 1,5 meter bertuliskan “Baksos Kesehatan dan Kacamata” telah terpasang. Banner tersebut menjadi penanda berlangsungnya kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam program PKL-SPN 1448 H.

Tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan pun dimulai. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan. Sebagian dari mereka bahkan harus mengantre cukup panjang demi memperoleh kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

“Panggilan antrean kesehatan dengan nomor urut 23, kami persilakan untuk masuk!”

Suara Yahya Hasan hafizhahullah terdengar melalui mikrofon yang digenggamnya. Ia bertugas di bagian pemanggilan pasien, memastikan setiap warga mendapatkan giliran sesuai nomor antrean.

Setelah dipanggil, warga diarahkan untuk mengisi data identitas diri. Selanjutnya, mereka menjalani pemeriksaan tekanan darah dan penimbangan berat badan sebelum duduk di kursi yang telah disediakan untuk menunggu giliran bertemu dokter.

Satu per satu warga memasuki ruang pemeriksaan. Mereka menyampaikan berbagai keluhan kesehatan yang dirasakan. Dengan sabar, para dokter mendengarkan keluhan tersebut, memeriksa kondisi pasien, kemudian memberikan resep obat sesuai kebutuhan. Setelah itu, resep diteruskan ke bagian farmasi yang berada di ruangan berbeda untuk mendapatkan obat yang diperlukan.

Khitan Gratis, Layanan Spesial Tahun Ini

Di antara berbagai layanan yang disediakan, khitan gratis menjadi salah satu program spesial dalam baksos kesehatan PKL-SPN tahun ini. Dengan bantuan tenaga ahli dan menggunakan metode laser, pelaksanaan khitan berlangsung dengan lancar.

Sebanyak enam anak mengikuti program khitan gratis ini. Usia mereka berkisar antara dua hingga lima tahun. Setelah proses khitan selesai, masing-masing anak mendapatkan bingkisan berupa tas, tumbler, binder, serta kaus.

Bingkisan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian untuk menghadirkan senyum serta kebahagiaan di hati mereka, sebagaimana petuah mulia:

أَفْضَلُ الأَعْمَالِ إِدْخَالُ السُّرُوْرِ عَلَى الْمُؤْمِنِ

“Amalan yang paling utama adalah memasukkan rasa bahagia/kegembiraan ke dalam hati seorang mukmin.” (HR. Ath-Thabarani, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)

Bingkisan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian kepada anak-anak yang mengikuti program khitan gratis ini.

Pemeriksaan Mata dan Pelayanan Dokter

Sementara itu, di ruangan berbeda, Ami Abu Yusya’ hafizhahullah dengan telaten memeriksa kondisi mata warga yang datang untuk mendapatkan layanan pemeriksaan mata.

“Coba baca huruf ini, kelihatan nggak?” tanya Ami Abu Yusya’ hafizhahullah kepada salah seorang warga yang sedang menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi penglihatan warga sekaligus membantu mereka mendapatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mata masing-masing.

Di ruang pemeriksaan lainnya, Dokter Jamil dan Dokter Dedhi hafizhahumullah juga terus melayani masyarakat. Keduanya mendengarkan keluhan pasien dengan sabar, memeriksa kondisi kesehatan mereka, serta memberikan resep obat yang perlu dikonsumsi sesuai hasil pemeriksaan. Ikhtiar medis ini menjadi wujud pengamalan dari sabda Rasulullah ﷺ:

تَدَاوَوْا فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلاَّ وَضَعَ لَهُ دَوَاءً، غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ الْهَرَمُ

“Berobatlah kalian, karena sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla tidak menurunkan suatu penyakit melainkan Dia juga menurunkan obatnya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit tua.” (HR. Abu Dawud no. 3855 & Tirmidzi no. 2038)

Sejak pagi, kegiatan berlangsung dengan kesibukan di setiap bagian. Para dokter melayani pasien, santri membantu kelancaran alur pelayanan, sementara warga menunggu giliran untuk mendapatkan pemeriksaan. Semua bergerak sesuai tugas masing-masing demi kelancaran baksos kesehatan PKL-SPN 1448 H.

Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya belajar mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga berkesempatan menyaksikan secara langsung bagaimana kepedulian diwujudkan melalui pelayanan kesehatan.

Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi sebab hadirnya manfaat bagi masyarakat dan bernilai pahala di sisi Allah Ta’ala .

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses