Murajaah Kesabaran

Oleh Zaidan Baya’qub Tahfizh Mutawassith

 

Sabar merupakan suatu yang amat ringan diucapkan oleh lisan namun sangat berat untuk diamalkan. Allah subhanahu wa ta’ala memberikan balasan yang besar bagi orang yang mau bersabar. Di antaranya adalah firman-Nya:

وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

                “Dan akan kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” [An Nahl 97]

يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ (23) سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

                “Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu. (sambil mengucapkan) ‘selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu.’ Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu.” [Ar Ra’d: 23-24]

Dan sabar tidak semata-mata dari kita namun dari Allah subhanahu wa ta’ala semata. Sebagaimana firman-Nya:

وَاصْبِرْ وَمَا صَبْرُكَ إِلَّا بِاللَّهِ

                “Dan bersabarlah (Muhammad) dan kesabaranmu itu semata-mata dengan pertolongan Allah.” [An Nahl: 127]

Dan pada ayat tersebut terdapat perintah untuk bersabar pada setiap musibah yang kita dapatkan. Maka kita bersabar pada masa fitnah dan pamdemi ini agar Allah subhanahu wa ta’ala memberikan kepada kita balasan yang terbaik.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.