Selamat datang para calon santri-para penuntut ilmu syar'i warisan Nabi. Untuk mengikuti ujian online UMTB klik di sini!

Semua karena-Nya

 

Oleh Maulana Syifa’ Lampung Takhasus 1A

Kebenaran merupakan kepastian yang datang dari Allah dan Rasul-Nya. Dimanapun kebenaran itu ada, maka seorang mukmin akan mengikutinya. Namun berbagai ujian dan cobaan, akan menyeleksi mana yang jujur dalam keimanannya.

 

Peringatan datangnya fitnah

Allah ta’ala memberikan ujian dan fitnah, tidak hanya kepada orang-orang yang berdosa. Bahkan terkadang fitnah itu datang kepada orang-orang yang baik, sebagaimana dalam firman-Nya:

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لاَ تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً

“Takutlah kalian terhadap fitnah yang tidak menimpa orang-orang dzolim saja di antara kalian.” (QS. Al-Anfal: 25)

Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan para sahabatnya dari fitnah. Sebagaimana yang beliau kabarkan dalam sebuah hadits,

سَتَكُونُ فِتَنٌ، القَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ القَائِمِ، وَالقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ المَاشِي، وَالمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنَ السَّاعِي، مَنْ تَشَرَّفَ لَهَا تَسْتَشْرِفْهُ، فَمَنْ وَجَدَ مِنْهَا مَلْجَأً، أَوْ مَعَاذًا، فَلْيَعُذْ بِهِ

“Akan datang berbagai fitnah, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan. Yang berjalan lebih baik daripada yang berlari ringan. Barangsiapa yang mendapat kemuliaan, maka hendaknya ia berdiri tegak padanya. Barangsiapa yang mendapati tempat berlindung, maka berlindunglah.” (HR. Al-Bukhari no. 7081 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

 

Kebenaran lebih kita cintai

Di antara fitnah terbesar adalah fitnah yang mengancam agama seorang. Kebenaran akan tersamarkan dan lebih berat untuk diikuti, berbagai penghalang akan menghalanginya untuk mengikuti kebenaran.

Namun ingatlah wahai saudaraku, kebenaran tetap lebih kita cintai dibandingkan siapapun. Kita mengikuti al-Haq di manapun, kapanpun, berapapun yang mengikutinya dan siapapun yang membawanya. Selama masih berpegang teguh dengan al-Quran dan as-Sunnah serta bimbingan ulama kibar. Kita mengikuti kebenaran dengan hujjah dan bukti, bukan dengan taklid atau kecintaan semata. Begitu pula kita akan meninggalkan kejelekan, apabila telah jelas bukti dan kesalahannya.

 

Sabar, jalan keluar terbaik

Berbagai ujian yang datang, sangat dibutuhkan kesabaran dalam menjalaninya. Berbagai fitnah akan semakin jelek dan berat, maka penting mengingat sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

اصْبِرُوا، فَإِنَّهُ لاَ يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ، حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُمْ

“Bersabarlah kalian, sesungguhnya tidak datang zaman kepada kalian, kecuali setelahnya lebih buruk dari sebelumnya. Bersabarlah sampai kalian menemui Rabb kalian.” (HR. Al-Bukhari no. 7068 dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Mudah-mudahan Allah senantiasa kokohkan kami dan kalian di atas al-Haq, dan menjauhkan dari berbagai kejelekan dan keburukan. Amin

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.