Tampil Sebelum Waktunya

 

Oleh Ahmad Muhandis Aceh, Takmili

 

Di antara perkara yang seorang thalibul ilmi harus waspada darinya adalah tampil sebelum waktunya, ia merasa menjadi orang yang berhak untuk tampil dan menangani berbagai macam problematika umat.

Apabila ia melakukan hal tersebut, maka akan berdampak perkara-perkara berikut.

  1. Ia takjub dengan dirinya sendiri ketika ia tampil, dan ia merasa bahwa dirinya adalah orang yang paling berilmu.
  2. Perbuatannya tersebut akan menampakkan ketidak-fakihannya. Karena jika ia tampil, seringkali ia terjatuh pada perkara yang tidak mampu ia tangani. Ketika ia tampil untuk mengajar, maka manusia akan menyodorkan permasalahan-permasalahan yang tidak mampu ia jelaskan hingga terbongkarlah aibnya.
  3. Apabila seseorang tampil sebelum menjadi ahlinya, biasanya ia akan berkata atas nama Allah tanpa dasar ilmu. Karena, mayoritas orang yang seperti ini keadaannya, ia tidak peduli dan menjawab segala pertanyaan yang ditanyakan padanya dan ia mempertaruhkan agamanya, lalu berbicara atas nama Allah tanpa dasar ilmu.
  4. Kebanyakan manusia apabila tampil sebelum menjadi ahlinya, dia akan menolak kebenaran. Dengan kebodohannya ia menyangka bahwa jika ia tunduk kepada orang lain walaupun orang tersebut di atas kebenaran, berarti hal tersebut menunjukkan bahwa ia bukan seorang alim.

 

Akhir kata

Demikianlah selayaknya seorang thalibul ilmi berhati-hati dan waspada dari perkara tersebut, karena akan berdampak pada dirinya dan orang lain. Sepantasnya bagi dia untuk tahu dan paham akan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

الْبَرَكَةُ مَعَ أَكَابِرِكُمْ

“Keberkahan itu bersama orang-orang besar di antara kalian.” (HR. Ibnu Hibban no. 559)

 

Ya, sepantasnya bagi seorang penuntut ilmu untuk mengetahui hadis ini dan mengamalkannya. Ia tahu bahwa berkah itu bersama orang-orang besar, baik dalam hal ilmu, umur, pengalaman dan selainnya. Sehingga ia tidak terburu-buru tampil sebelum waktunya, di saat usia masih muda dan pengalaman masih sedikit, demikian juga ilmu yang masih sangat minim. Wallahu a’lam.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.