Tidak Nyaman Menikahi Gadis Muda

 

Terjemah fatwa oleh Ishlah Lahamido Palu

 

Pertanyaan

Saya sudah berusia 34 tahun, dan sedang mencari istri ideal sesuai syariat insyaAllah. Tetapi ada satu hal yang saya pribadi tidak merasa nyaman dengannya, yaitu jika saya harus menikah dengan seorang gadis berusia sekitar 18-22 tahun. Karena saya menganggap bahwa pada usia itu mereka belum dewasa. Sehingga, tentu akan sulit hidup bersama mereka yang masih kurang pengalamannya.

Di sisi lain, jika saya menilik sejarah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, saya mendapati banyak kisah mengenai perbedaan usia antara suami dan istri. Pertanyaannya, jika saya menuruti anggapan dan lebih memilih yang nyaman, apakah saya menyelisihi sunnah?

 

Jawaban

Tidak mengapa bagimu untuk mencari calon istri yang menurutmu cocok untuk membangun rumah tangga dengannya. Baik dia seusiamu atau lebih muda atau lebih tua.

Tetapi, sunnah menghasung untuk menikahi gadis. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika bertanya kepada sahabat Jabir radhiyallahu ‘anhuma tentang istrinya:

أَبِكْرًا أَمْ ثَيِّبًا؟

“Apakah dia gadis atau janda?”

Jabir menjawab,

بَلْ ثَيِّبًا

Dia seorang janda.”

 

Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَهَلَّا بِكْرًا تُلاَعِبُهَا وَتُلاَعِبُكَ

“Mengapa tidak memilih gadis saja, sehingga engkau bisa bermain dengannya dan dia bisa bermain denganmu.” (HR. al-Bukhari, Muslim dan Ashabus Sunan)

Wabillahit taufiq, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa alihi wa shahbihi wa sallam.

 

Sumber: Fatawa al-Lajnah ad-Daimah no. 21.676

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.