Selamat datang para calon santri-para penuntut ilmu syar'i warisan Nabi. Untuk mengikuti ujian online UMTB klik di sini!

8 keutamaan puasa Ramadhan

 

Oleh Aufa Sunda Takhasus

 

Pembaca yang semoga Allah rahmati, tidaklah Allah mewajibkan sebuah ibadah melainkan ibadah tersebut memiliki keutamaan. Di antara yang diwajibkan kepada kita adalah puasa Ramadhan. Lalu sudahkah kita mengetahui keutamaan puasa Ramadhan? Berikut ini merupakan ulasan terkait keutamaan puasa Ramadhan.

Dalil yang menunjukan keutamaan puasa Ramadhan sangatlah banyak. Kedudukan puasa yang menjadi salah satu rukun Islam, menunjukan besarnya keutamaan puasa Ramadhan. Berikut ini hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menununjukan keutamaan puasa Ramadhan:

 

  1. Penghapus dosa yang telah lalu

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan didasari keimanan dan mengharap pahala, maka dosa yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Al-Bukhari no. 1901 dan Muslim no. 760 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

  1. Penghapus dosa-dosa kecil

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Antara shalat lima waktu, antara jum’at menuju jum’at berikutnya, antara Ramadhan menuju Ramadhan berikutnya merupakan peghapus dosa manakala meninggalkan dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 233 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

  1. Dibukanya pintu-pintu surga, dikuncinya pintu-pintu neraka dan dikekangnya setan

إِذا جَاءَ رَمَضَانُ، فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الجنَّةِ، وغُلِّقَت أَبْوَابُ النَّارِ، وصُفِّدتِ الشياطِينُ

Apabila datang bulan Ramadhan, dibuklah pintu-pintu surga, dikunci pintu-pintu neraka, dan dikekang para setan.” (HR. Al-Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079)

  1. Puasa itu, khusus untuk Allah

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قال اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلا الصِّيَامَ، هُوَ لِي وَأنَا أجْزِي بِهِ

“Allah Azza wa Jalla berfirman, ‘Seluruh amalan anak Adam untuknya kecuali puasa, ia untuk-Ku dan Aku akan membalasnya.’  (HR. Al-Bukhari no. 7492 dan Muslim no. 1151 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

  1. Bau mulut yang berpuasa lebih wangi dari minyak wangi kasturi

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ! لَخُلْفَةُ فَمِ الصَّائِمِ أطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيحِ المِسْكِ

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, bau mulut seorang yang berpuasa lebih wangi dari minyak wangi kasturi. (HR. Al-Bukhari no. 7492 dan Muslim no. 1151 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

  1. Disediakan pintu khusus di surga, yaitu pintu ar-Rayyan

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِي الجَنَّةِ بَاباً يُقال لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ القِيَامَةِ، لا يَدْخُلُ مِنْهُ أحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقال أيْنَ الصَّائِمُونَ، فَيَقُومُونَ لا يَدْخُلُ مِنْهُ أحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أحَدٌ

“Sesungguhnya di surga terdapat satu pintu yang disebut dengan ar-Rayyan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk melaluinya. Tidak ada seorangpun masuk melaluinya selain mereka. Akan diseru, manakah orang-orang yang berpuasa, maka berdirilah mereka. Tidak ada seorangpun masuk melaluinya selain mereka. Ketika mereka masuk, pintu dikunci. Tidak ada seorangpun masuk melaluinya. (HR. Al-Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152 dari sahabat Sahl radhiyallahu ‘anhu)

  1. Puasa merupakan tameng

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ! مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian yang memiliki kemampuan hendaknya menikah. Sesungguhnya hal tersebut lebih mampu menundukan pandangan dan menjaga kemaluan. Namun barangsiapa yang belum memiliki kemampuan, hendaknya berpuasa karena puasa baginya menjadi tameng.” (HR. Al-Bukhari no. 5066 dan Muslim no. 1400 dari sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu)

  1. Dijauhkan dari neraka sajarak tujuh tahun

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ عبْدٍ يصُومُ يَوماً في سبِيلِ اللَّه إِلاَّ باعَدَ اللَّه بِذلك اليَومِ وجهَهُ عَن النَّارِ سبعينَ خرِيفاً

“Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejarak tujuh tahun disebabkan puasanya hari itu.” (HR. Muslim no. 1153 dari sahabat Abu Said al Khudri radhiyallahu ‘anhu)

Demikianlah berbagai dalil tentang keutamaan puasa di bulan Ramadhan, semoga Allah menerima puasa kami dan kalian. Amin

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.