8 Kewajiban Salat, Lengkap dengan Dalilnya

 

Oleh Ihsan Hanafi dan Ikrimah Kendari, Jember

 

Para pembaca rahimakumullah, dalam tulisan singkat ini kami ingin sedikit menorehkan tulian kami untuk menjelaskan secara ringkas tentang kewajian-kewajiban salat. Semoga penjelasan yang singkat ini dapat diambil manfaatnya.

Kewajiban-kewajiban salat ada delapan, barangsiapa yang meninggalkan salah satu darinya dengan sengaja, maka salatnya batal. Dan barangsiapa yang meninggalkan salah satu darinya karena lupa, maka ia harus sujud sahwi. Penjelasan bersama dalil-dalilnya sebagai berikut.

 

Kewajiban Pertama

  1. Semua takbir kecuali takbiratul ihram.

Dalilnya adalah hadis Ali bin Yahya bin Khallad dari pamannya, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya), “Sesungguhnya tidak akan sempurna salat salah seorang hamba sampai ia berwudu, kemudian dia meletakkan wudu -yakni pada tempat-tempatnya-. Setelah itu ia bertakbir dan memuji Allah Jalla wa ‘Azza, lalu membaca yang paling mudah dari surat dalam Al-Qur’an. Kemudian ia mengucapkan, ‘Allahu akbar’, lalu rukuk sampai persendiannya lurus. Setelah itu bangkit dan mengucapkan, ‘Sami’allahu liman hamidah’ sampai ia berdiri dengan sempurna.

Lalu mengucapkan, ‘Allahu akbar’, dan ia sujud sampai persendiannya sempurna. Kemudian ia mengucapkan, ‘Allahu akbar’, dan mengangkat kepalanya sampai ia duduk dengan sempurna. Setelah itu mengucapkan, ‘Allahu akbar’, kemudian ia sujud sampai persendiannya sempurna. Lalu ia mengangkat kepalanya lalu bertakbir. Apabila ia melakukan hal tersebut, maka telah sempurna salatnya.” (HR. Abu Dawud no. 857)

 

Kewajiban Kedua

  1. Mengucapkan:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

“Allah Maha Mendengar orang-orang yang memuji-Nya.” Bagi imam dan orang yang salat sendirian ketika bangkit dari rukuk, sebagaimana pada hadis yang lalu.

 

Kewajiban Ketiga

  1. Membaca:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

“Bagi-Mu lah segala pujian wahai Rabb kami.” Bagi imam, makmum, dan orang yang salat sendirian pada saat iktidal.

Dalilnya adalah hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu berkata (ketika bangkit dari rukuk),

سَمِعَ الله لِمَن حَمِدَهُ

Allah Maha Mendengar orang-orang yang memuji-Nya. Kemudian beliau mengucapkan dalam keadaan beliau berdiri,

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

“Bagi-Mu lah segala pujian wahai Rabb kami.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Kewajiban Keempat

  1. Bertasbih ketika rukuk dan sujud, paling sedikitnya satu kali. Dan yang lebih utama tiga kali, lebih dari tiga kali pun tidak mengapa. Ketika rukuk ia mengucapkan:

سُبحَانَ رَبِّيَ العَظِيم

Dan ketika sujud mengucapkan:

سُبحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى

Dalil tentang hal itu adalah hadis Uqbah bin Amir radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: “Tatkala turun ayat,

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ

“Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.” (QS. Al-Waqi’ah: 96)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada kami, “Jadikanlah ia (tasbih tersebut) pada rukuk kalian.” Kemudian tatkala turun ayat,

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأعْلَى

“Sucikanlah nama Rabbmu Yang Maha Tinggi.” (QS. Al-A’la: 1)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada kami, “Jadikanlah ia (tasbih tersebut) pada sujud kalian.” (HR. Abu Dawud)

 

Kewajiban Kelima

  1. Mengucapkan:

رَبِّ اغْفِرْلِيْ

“Wahai Rabbku ampunilah aku.” Ketika duduk di antara dua sujud.

Dalilnya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Hudzaifah, bahwasannya beliau salat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka tatkala beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk di antara dua sujud beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan:

رَبِّ اغْفِرْلِيْ

“Wahai Rabbku ampunilah aku.” (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)

 

Kewajiban Keenam

  1. Tasyahud yang pertama.

Dalil wajibnya tasyahud yang pertama adalah hadis Abdullah bin Buhainah radhiyallahu ‘anhu: “Bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengimami mereka pada salat zuhur, maka beliau berdiri pada dua rakaat pertama dan tidak duduk, maka para sahabat pun berdiri bersama beliau sampai salatnya hampir selesai, para sahabat menunggu salamnya, maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertakbir sampai duduk lalu beliau sujud dua kali sebelum salam, kemudian salam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis ini terdapat kisah lupanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk bertasyahud awal, beliau pun melakukan sujud sahwi di akhir salat. Hal ini menunjukkan wajibnya tasyahud awal.

 

Kewajiban Ketujuh dan Kedelapan

  1. Duduk untuk tasyahhud yang pertama, dalilnya adalah hadis yang telah lalu.
  2. Berselawat atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tasyahud yang terakhir.

Dalilnya adalah hadis dalam sahih Bukhari bahwa Kaab bin Ujrah berkata, “Maukah engkau aku beri hadiah dengan apa yang aku dengar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Maka Abdurrahman bin Abi Laila menjawab, “Tentu, berilah aku hadiah!”

Maka Kaab berkata, “Kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Bagaimana kami berselawat atas kalian wahai ahlul bait? Karena Allah telah mengajari kami untuk berselawat atas anda.” Lalu beliau bersabda, “Ucapkanlah:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Ya Allah, limpahkanlah selawat atas Nabi Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau melimpahakan selawat atas Nabi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

Ya Allah, berilah keberkahan kepada keluarga Nabi Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (HR. Bukhari no. 3370)

 

Akhir Kata dan Doa

Demikianlah kewajiban-kewajiban dalam salat yang dapat kami sampaikan dalam tulisan yang singkat ini, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Promo Qurbani