Selamat datang para calon santri-para penuntut ilmu syar'i warisan Nabi. Untuk mengikuti ujian online UMTB klik di sini!

Hukum menikah

 

Oleh Idris bin Aqil Syaiban Pasuruan Takhasus

 

Berikut ini adalah fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ketika ditanya tentang hukum seputar pernikahan.

 

Pertanyaan:

السؤال: متى يكون الزواج واجباً؟ ومتى يكون مندوباً؟ ومتى يكون مباحاً؟

Kapan menikah menjadi wajib, sunnah, dan mubah?

 

Jawaban:

الجواب: يكون مندوب إذا اشتهى ذلك ولا خطر عليه، فإذا كان عليه خطر؛ لأنه ذو شهوة ويخشى على نفسه، فإنه يجب عليه النكاح؛ لقوله ﷺ:

Menikah menjadi sunnah ketika ia berhasrat untuk menikah dan tidak ada bahaya jika ia tidak menikah. Adapun ketika ada madharat (disebabkan syahwat yang membara dan khawatir terjadi bahaya pada dirinya) maka kondisi seperti ini mewajibkannya untuk menikah.

 

Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يا معشر الشباب! من استطاع منكم الباءة فليتزوج؛ فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج

“Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian telah mempu menikah, hendaknya ia menikah. Karena menikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan.”

 

فالواجب عليه يبادر حفاظاً على دينه وعلى سمعته وعلى عرضه، وقال بعض أهل العلم:

Sehingga wajib baginya untuk segera menikah, sebagai bentuk penjagaan terhadap agama, reputasi, dan kehormatannya.

 

Sebagian ulama berpendapat:

 يجب مطلقاً ما دام فيه شهوة، وما دام يستطيع، فإنه يلزمه ولو لم يخف الفتنة؛ لعموم الحديث: يا معشر الشباب

Wajib bagi siapa saja yang ada kemampuan dan hasrat untuk menikah, walaupun ia  merasa aman dari fitnah. Berdasarkan keumuman hadits: “Wahai para pemuda……”

 

وهذا القول أقوى وأظهر، وأن من استطاع الزواج يلزمه الزواج ما دامت عنده شهوة، وما دام عنده قدرة، أما الإباحة فيباح لمن لا شهوة له، للخدمة والإعانة على أمور الدنيا

 

Inilah pendapat yang paling kuat dan paling nampak. Bagi siapa saja yang memiliki kemampuan untuk menikah, maka wajib baginya untuk menikah selama ada hasrat untuknya. Adapun bagi yang tidak berhasrat, maka hukumnya mubah dalam rangka membantu urusan dunianya.

 

Sumber: https://binbaz.org.sa

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.