Keutamaan Berdzikir
Telah kita ketahui bersama bahwa Islam mengajarkan berbagai macam bentuk ibadah. Dari sekian banyak ibadah tersebut, masing-masingnya memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri.
Ibadah di dalam Islam harus bersumber dari wahyu Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad, kemudian beliau mengajarkan ibadah itu kepada umatnya dengan berbagai macam metode.
{وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَى إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى}
“Dan tidaklah ia (Muhammad) berbicara dari hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan.” (QS. An-Najm: 3–4)
Di antara ibadah yang disebutkan dalam al-Quran dan hadis adalah berdzikir. Ibadah ini memiliki kedudukan yang tinggi, diperintahkan langsung oleh Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya:
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا}
“Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41)
Dalam kajian singkat ini marilah kita menyelami salah satu hadits yang berbicara tentang keutamaan dzikir. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad رحمه الله dari sahabat ‘Abdullah bin Busyr رضي الله عنه, beliau berkata:
أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ شَرَائِعَ الإِسْلَامِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيْنَا، فَبَابٌ نَتَمَسَّكُ بِهِ جَامِعٌ؟ قَالَ: لَا يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ
Artinya: Seorang laki-laki datang kepada Nabi ﷺ lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat-syariat Islam terasa banyak bagi kami. Maka adakah satu amalan yang dapat kami amalkan dan amalan itu mencakup semuanya?” Beliau menjawab, “Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan berdzikir kepada Allah Ta’ala.” (HR. Ahmad)
Di antara hikmah dan faedah yang bisa dipetik dari hadis tadi adalah:
- Pentingnya kedudukan dzikir dalam islam,, karena dzikir mencakup sebagian besar syariat Islam.
- Semangat para sahabat Nabi ﷺ dalam mencari amalan yang memudahkan mereka dalam beribadah.
- Luasnya rahmat dan kemudahan dalam agama Islam, di mana terdapat satu ibadah yang memiliki keutamaan besar dan mencakup banyak kebaikan.
Wallāhu a‘lam.
Penulis: Nu‘aim bin Rusydi Basalamah


