Niatkan 3M Sebelum Lakukan 6M

 

Oleh Saad Pangkep, Takmili

 

Setahun lebih sudah pandemi menyelimuti bumi nusantara. Bukannya angka penularan menurun, malah sebaliknya, fenomena ribuan kasus positif dalam sehari banyak terjadi. Angka kematian melonjak tinggi. Walaupun memang, akhir-akhir ini walhamdulillah, jumlah terkonfirmasi positif serta korban meninggal berkurang sangat drastis.

Namun kita tetap berdoa dan berharap, sebagaimana itu juga harapan bangsa ini, semoga Covid-19 segera enyah tanpa sisa dari bumi.

 

Prokes 6M

3M (Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), merupakan protokol tetap yang sering dikampanyekan oleh pemerintah kepada rakyat Indonesia dalam rangka menanggulangi penyebaran virus ini.

Untuk memperkecil kemungkinan penularan, pemerintah menambahkan 2M lagi, ‘menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas’. Lalu akhir-akhir ini, pemerintah kembali menambahnya dengan ‘menghindari makan bersama’. Sempurnalah ia menjadi 6M sebagai prokes (protokol kesehatan) yang harus kita lakukan selama pandemi.

 

3M Dulu

Disadari atau tidak, 6 hal tersebut bisa menjadi pemberat timbangan amal kebajikan seseorang di akhirat kelak, asal tidak melupakan untuk meniatkan 3M berikut:

  • M yang pertama: Merealisasikan tauhid. Jadi ketika kita melakukan 6 protokol di atas, niatkan dalam rangka merealisasikan tauhid. Yang mana di antara perkara tauhid adalah tawakkal.
  • M yang kedua: Menempuh sebab. Karena Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam bersabda:

فِرَّ مِنَ الْمَجْذُومِ فِرَارَكَ مِنَ الْأَسَدِ

“Larilah dari orang yang terkena penyakit kusta sebagaimana engkau lari dari singa.” (HR. Ahmad)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan lari dari orang yang terkena penyakit kusta agar terhindar darinya. Ini menunjukkan bahwa menempuh sebab merupakan bagian dari syariat ini.

  • M yang ketiga: Menaati pemerintah.

Di antara prinsip agama ini yaitu menaati pemerintah dalam perkara yang tidak menyelisihi syariat.

Lebih dari satu ayat dan hadis yang menunjukkan prinsip ini (taat pemerintah). Cukuplah ayat di bawah menjelaskan tentang M yang ketiga ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), serta ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa’: 59).

 

3M inilah yang seharusnya menjadi pondasi niatan kita dalam melakukan 6 Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah di atas. Tak lupa mengikhlaskan niat juga merupakan sebab diterimanya amalan kita ini di sisi Allah.

Semoga dengan kita meniatkan 3M ini ketika melakukan 6M, akan menjadi sebab Allah angkat wabah ini dari muka bumi. Amin.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.