Sungai di Balik Desa Gondang
🌿 Di balik rerimbunan rumput dan semak belukar, ternyata tersembunyi sebuah aliran sungai yang indah. Kami tidak menyangka ada sungai sejernih itu di belakang Desa Gondang. Keakraban dengan warga setempatlah yang membawa kami ke sana.
Dua anak desa, Dik Rama dan Dik Aziz, dengan penuh semangat mengajak kami melewati jalan setapak hingga sampai di tepian sungai. Suasana begitu alami: air mengalir deras di antara batu-batu hitam, pepohonan rindang meneduhkan, dan udara sejuk menyambut siapa saja yang datang.
💧 Desa Gondang memang dikenal dengan airnya yang melimpah ruah. Bahkan Pak Rus, salah seorang warga, berkisah bahwa orang kota sering heran dengan keadaan air di sini. Katanya, “Kok air desa sini dibuang-buang?” Dengan tenang Pak Rus menjelaskan bahwa di Desa Gondang, air memang berlimpah dan tidak pernah kekurangan.
Alhamdulillah, betapa besar nikmat Allah yang dianugerahkan kepada penduduk desa ini. Sungai di balik desa bukan sekadar aliran air, melainkan juga simbol keberkahan. Bersama masyarakat, kami belajar mensyukuri setiap tetes nikmat yang diberikan-Nya.
Allah berfirman,
لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.” (QS. Ibrahim: 7).


