💯 DENGAN IZIN ALLAH, PKL TELAH MENGUBAH DIRI SAYA

dari kuper menjadi “super”

dari introvert menjadi ambivert

dari pesimis menjadi optimis

📆 Sabtu siang (06/09), para santri berada pada H-17 hari pelaksanaan PKL SPN. Tak genap 3 pekan, waktu yang digunakan untuk telur menetas, santri akan melangkah dan terjun ke dalam program PKL-SPN (Santri Peduli Negeri). Program ini menjadi ruang belajar sosial yang nyata—bagi santri, program ini melebihi UAS (Ujian Akhir Semester) yang akan menguji akademik santri. Ya, melebihi UAS, karena santri bukan hanya diuji pengetahuan, tetapi juga diuji dalam hal mempraktekkan ilmu yang selama ini dipelajari; mulai dari sifat sabar, syukur, kerja sama, kepedulian, qanaah, keberanian yang terukur, dll.

🌻 Seorang santri yang berasal dari kota Jogja bercerita, “Tentunya acara yang bersifat sosial dan interaktif sangat banyak manfaat dan faedahnya. Apalagi dengan salah satu agenda luar biasa yang diprogramkan pesantren dalam menunjang keahlian dan kepiawaian santri dari segi kemampuan bersosial masyarakat.”

“Aku ini sebenarnya anak yang pendiam. Tapi dengan izin Allah, “dipaksa” untuk bisa berbicara saat diterjunkan pada program kemasyarakatan. Di situlah, batas diri itu terdobrak.”

🍃Ya, program PKL SPN (Santri Peduli Negeri) sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan para santri yang semoga kelak mereka bisa menjadi penerus punggawa dakwah islam ini.

Di antara manfaat yang bisa diambil oleh seorang yang cukup susah bergaul dengan orang baru dan tak dikenal (baca: introvert):

• Sedikit banyak lebih bisa memulai percakapan dengan orang baru.
• Lebih banyak bersyukur ketika mengetahui keluh kesah masyarakat yang ternyata lebih berat dibanding kondisi kita sendiri.
• Merasa memiliki keluarga baru yang sangat peduli dengan kondisi kita yang penuh dengan kekurangan.

🐾Setiap langkah menuju PKL-SPN adalah langkah menuju kedewasaan. Jika seorang santri yang awalnya pendiam saja mampu menemukan keberanian, rasa syukur, dan keluarga baru, maka kita pun bisa menjadikannya sebagai medan untuk tumbuh lebih kuat.

🪵 Inilah saatnya santri belajar mengembangkan potensi diri, menembus batas diri agar menjadi lebih baik, berharap kelak siap menjadi cahaya dakwah yang menuntun umat dengan ilmu, akhlak, dan kepedulian. Yuk, belajar meningkatkan kualitas diri!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses