KISAH PERJALANAN SANTRI PEDULI NEGERI
📝 Hari-hari santri di pondok pesantren penuh dengan kitab kuning, hafalan Qur’an, dan kajian ilmu agama. Waktu mereka lebih banyak dihabiskan di antara tembok pondok, dengan pergaulan terbatas sesama santri. Di situlah mereka menanam ilmu—ilmu fikih, tauhid, akhlak, tafsir, bahasa Arab, dan masih banyak lagi.
☝️ Namun, santri tak boleh hanya berhenti di Ma’had. Dia harus berlatih untuk keluar dari zona nyaman supaya berkembang (sebagaimana kata orang-orang zaman sekarang). Karena suatu saat nanti dia akan hidup di tengah Masyarakat. Ya,dia dituntut berbagi manfaat dan memberi cahaya bagi sekitar.
🌱 Oleh sebab itu lahir sebuah program bernama Praktek Kerja Lapangan Santri Peduli Negeri (PKL-SPN). Program ini menjadi jembatan, agar para santri terbiasa bergaul dengan masyarakat, membantu pekerjaan mereka, sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial.
📍 Tahun ini, kami santri kelas 3 yang akan menapaki jejak tersebut.
Mereka akan diterjunkan ke sebuah titik baru: PTPN I Regional 5 Kebun Zeelandia, Jember – sebuah perkebunan karet luas dengan sejarah panjang sejak zaman kolonial Belanda. Gedung-gedung tua peninggalan masa lalu masih berdiri kokoh, seolah menjadi saksi perjalanan generasi yang silih berganti.
🛜 Ya, sebuah titik baru dan tentunya sebuah pengalaman baru buat mereka.
Di tengah kebun yang terbentang lebih dari 2.300 hektar itu, santri kita akan tinggal dan berbaur dengan masyarakat. Mereka akan ditempatkan di afdeling Gondang dan Sumberbulus, dua titik perkebunan yang jauh dari hiruk-pikuk kota.
🌱 Apa yang akan mereka lakukan di sana?
• Membantu aktivitas masyarakat perkebunan.
• Menanamkan kepedulian sosial, kebersihan, dan semangat berbagi.
🚎 Ini adalah perjalanan dari ilmu menuju amal. Santri tidak hanya membaca tentang ukhuwah, mereka akan merasakannya langsung. Tidak sekadar mendengar tentang kepedulian, mereka akan menyalurkannya secara nyata.
♨️ Namun, perjuangan ini bukan milik mereka seorang. Mereka membawa misi besar, dan kita pun punya bagian untuk menolong mereka. Rasulullah ﷺ bersabda,
والله في عون العبد ما كان العبد في عون أخيه
“Allah akan selalu membantu hamba-Nya selama hambaitu mau membantu saudaranya.” (HR. Muslim).
✨ Mari ikut menyalakan perjuangan ini dengan doa dan dukungan terbaik kita. Infak yang kita sisihkan akan menjadi bahan bakar bagi santri untuk terus melangkah.


