Ruang Multimedia Dirundung Duka

 

Oleh Tim Reportase Santri

 

Sejak Kamis sore 16 Shafar 1443 Hijriah, ruangan multimedia di ma’had ini terlihat sepi. Tak seperti biasanya yang selalu hidup dengan nuansa ilmiah dan kreatif, sejak sore itu ia mendadak lengang, menyisakan kecapan cicak dan bunyi serangga-serangga lainnya yang sesekali terdengar.

Sebelumnya ruangan ini tak pernah sepi pengunjung. Letaknya yang sangat strategis dan tak jauh dari asrama membuat para santri Takhasus mudah untuk mengunjunginya. Ruangan yang juga dekat dengan dapur Takhasus ini membuat siapa saja yang sedang memasak di sana akan menyaksikan bahwa ruangan ini selalu terlihat ramai.

 

Santri yang berlalu lalang, baik mereka dari lembaga Tahfizh maupun Takhasus, juga akan mengetahui bahwa ruangan ini tidak pernah sepi, lewat jendela kaca lebar yang berada di dua sisi dindingnya.

Tapi sejak sore itu, keseruan yang biasanya terjadi di ruangan berukuran sekitar 3 kali 3 meter itu tak lagi tampak. Tak terdengar lagi gemertak suara keyboard yang sedang mengetik sebuah artikel. Tak nampak lagi nyala terang monitor dengan warna-warni indah yang sedang mendesain stiker dan poster dakwah.

Semua kegiatan kreasi dan kesempatan untuk berdakwah melalui ruangan multimedia ini terpaksa membeku sesaat, qaddarallahu wa ma syaa fa’al. Ya, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menakdirkan hal ini sejak 50.000 tahun sebelum terciptanya bumi dan langit. Hanya sabar dan syukur, serta mengharap pahala di sisi-Nya sajalah yang mampu kita lakukan.

 

Kerusakan Hard Disk Server

Sebab dari semua hal di atas adalah terjadinya kerusakan pada hard-disk server tempat penyimpanan data-data ruangan multimedia, yang menyebabkan data-data di dalamnya tak bisa diakses dari semua perangkat lainnya.

Oleh karena itulah sementara ini para santri tidak bisa mengunjungi ruang multimedia. Karena semua hasil karya ilmiah dan kreasi mereka masih terjebak di dalam hard-disk rusak yang kini sedang diservis itu. Semoga saja ratusan GB data yang ada di dalamnya dapat terselamatkan, mengingat data-data itu tidak tersedia backup (cadangannya).

“Menurut ana, yang disayangkan (jika hilang) adalah data-data tentang divisi, PKL, transkrip, terjemahan. (Dan artikel ilmiah lainnya).” Ungkap salah satu admin penanggung jawab ruang multimedia.

“Seingat ana, data tim Takhasus Desain mencapai 100 GB lebih lho di hardisk itu..” Tutur salah seorang santri anggota Takhasus Desain yang turut berduka atas kejadian ini. Ia tentu sangat sedih karena sementara ini tak bisa lagi mendesain stiker dakwah seperti biasanya.

“Tidak usah sedih ya..” Lanjut santri tadi mencoba menghibur salah satu admin penanggung jawab multimedia walaupun sebenarnya ia sendiri sangat sedih.

 

Turut Berdoa

Kita hanya bisa berharap dan ikut mendoakan, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan perbaikan hard-disk terebut sehingga data-data di dalamnya dapat terselamatkan dan tidak hilang. Agar para santri dapat kembali berkarya dan berkontribusi dalam dakwah ini.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan manfaat dunia dan akhirat kepada kaum muslimin di mana pun mereka berada, dengan adanya berbagai fasilitas di Ma’had ini, di antaranya adalah ruangan multimedia.

Semoga Allah Taala senantiasa mencurahkan keikhlasan dan akhlak yang baik kepada salafiyyin di muka bumi ini. Aaaamiiiin yaa Mujiiba as-Saailiin. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Mampu mengabulkan doa para hamba-Mu.

 

Penulis: Haidar Fatahillah Surakarta, Takhasus

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.