Santri di Siang Hari

 

Oleh Muhammad Firdi Andika 4B Takhasus

 

Siang itu terlihat para santri sedang bergegas menuju tempat penjualan sayur mayur di ma’had. Mereka terlihat ceria dengan membawa semangkuk piring dan berbagai hal lainnya. Ketika tiba di tempat, mereka menggelar kursi demi melayani jadwal santri berbelanja. Ya…mereka adalah para santri yang diberi amanah untuk menjaga mlijo di setiap siangnya.

“Menjadi kasir, sekalian makan siang. Apalagi jajanan ikhwah enak-enak, bebas pengawet, dan sehat.” Ujar salah satu rekan kami.

 

Antusias santri di siang hari

Alhamdulillah para santri sangat antusias dengan adanya mlijo di Ma’had. Mlijo ini hanya dibuka bagi para santri di siang harii, adapun selain siang untuk ikhwan kavlingan. Tujuannya untuk taat imbauan pemerintah, karena pemerintah menghimbau untuk mengurangi kerumunan. Begitu pula dalam rangka mengharap pahala di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

 

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

“Wahai orang orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul, serta pemimpin kalian.” (QS. An-Nisa: 59)

 

Derap langkah santri di siang itu membuat decak kagum di benak kami, meski lelah selepas pelajaran, namun tidak menyurutkan semangat para santri untuk mengunjungi pasar mlijo. Ya..tujuan mereka ke pasar, mudah-mudahan dalam rangka kebaikan. Di antaranya, untuk menambah ilmu masak memasak, memenuhi kebutuhan imun, pola hidup sehat, dan agar mendukung tholabul ‘ilmi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجَزْ

“Mukmin yang kuat lebih Allah cintai di bandingkan mukmin yang lemah, dan pada masing masing keduanya terdapat kebaikan. Semangatlah dalam perkara yang bermanfaat, minta tolonglah kepada Allah, dan jangan merasa lemah.” (HR. Muslim no. 2052)

 

Harapan

Kami sebagai petugas yang diberi amanah, sangat senang dengan nikmat ini. Adanya mlijo sangat membantu para santri dalam memenuhi kebutuhan mereka. Semoga ta’awun kami sebagai petugas Mlijo termasuk dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

 

وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

“Allah senantiasa menolong seoarang hamba, selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2074)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.