Semu yang terus diburu

 

Oleh Reyhan Azmen Bengkulu Takhasus

 

Secarik kertas ataupun lembaran yang tertulis, untuk saudaraku seiman. Hanya berbekal usaha dan do’a serta untaian nasehat yang dapat menemani langkah-langkah kalian dalam perjalanan rihlah thalabul ilmi. Bersemangatlah dalam setiap amal kebajikan, niscaya kesuksesan akan diraih -biidznillah-.

Perjalanan sungguh amat panjang, dunia adalah bekal menuju kampung akhirat. Hanya dengan pertolongan Allah semata, jiwa akan tangguh dan berani untuk melanjutkan perjalanan tholabul ‘ilmi.

 

Singkat tapi padat

Terlintas dalam benak ini firman Allah Ta’ala:

مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ بَاقٍ

”Apa yang ada di sisi kalian akan lenyap, sedangkan yang ada di sisi Allah kekal.” (QS. An-Nahl: 96)

Imam ath-Thobari rahimahullah berkata: “Apa yang ada di sisi kalian, berupa perbendaharaan yang dimiliki di dunia ini walaupun banyak dan melimpah, pasti akan lenyap dan habis. Adapun yang ada di sisi Allah, bagi orang yang memenuhi janji kepada-Nya dengan amal kebaikan, pasti akan kekal tidak akan pernah sirna sedikitpun.”

Setelah kita mengetahui kenyataan dan realita di sekitar kita, sungguh apa yang dimiliki oleh kita berupa harta dunia akan usang, sirna, dan habis. Sedangkan pahala di sisi Allah akan tetap abadi bagi orang yang mau melaksanakan ketaatan dan perintah-Nya dan Nabi-Nya.

 

Inilah pilihan orang beriman

Oleh karena itu, bagi orang yang beriman pasti akan memilih sesuatu yang kekal abadi dan tidak fana. Tapi jiwa tetaplah memiliki hawa nafsu, selalu tergesa-tergesa ingin meraih yang segera di dunia. Padahal dia sendiri sadar, kalau sesuatu tersebut akan sirna dan lenyap.

 

Akhir Kata

Semoga apa yang ditorehkan pada kesempatan kali ini dapat bermanfaat bagi saudara seiman, sebagai cemeti agar segera bergegas meletihkan dirinya untuk meraup sesuatu yang abadi. Bukan untuk dunia yang menipu hati.

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. Azmen Abu Royhan berkata:

    Bismillah, lanjutkan perjuangannya, semangat pantang menyerah, seperti semangat para salaf berjihad bertalabul ilmi mengarungi lautan ilmu yang dalam dan luas. InsyaAllah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.