ARAL MERINTANG, TAK MENYURUTKAN SEMANGAT

๐Ÿš™ Gluduk-gluduk… bunyi mobil bergoyang ke kanan-kiri, mengikuti ritme jalan makadam yang tak rata. Laju kendaraan terasa tidak stabil, namun hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat para santri dan tim PKL SPN untuk terus melanjutkan perjalanan.

Perjalanan penuh tantangan ini berlangsung sekitar 45 menit. Di tengah perjalanan, mobil pick-up yang ditumpangi para santri harus melewati sebuah jembatan dan tanjakan curam. Sempat ada kesulitan untuk menanjak, namun dengan doa, semangat, dan usaha, akhirnya kendaraan berhasil melewati rintangan itu.

Santri kelas 3 bersama tim PKL SPN yang sejak pagi telah mempersiapkan diri kini merasakan ujian pertama mereka, bukan di lokasi kegiatan, melainkan di jalanan. Pagi itu, 23 September, sekitar pukul delapan, mereka berangkat dari pondok menuju tempat pengabdian.

Rute perjalanan membawa mereka melewati Desa Sumber Bulus yang udaranya terasa sejuk. Beberapa saat kemudian, rombongan melintasi Desa Gondang, di mana jalan makadam perlahan berganti menjadi jalan semen yang lebih mulus. Tak lama berselang, tibalah mereka di basecamp PTPN Regional V, tempat yang akan menjadi persinggahan sebelum kegiatan dimulai.

๐ŸŒฑ Jalan yang penuh guncangan dan tanjakan yang terjal bukanlah penghalang, melainkan penguat tekad para santri. Sebab, perjalanan ini adalah bagian dari ladang penempaan diri. Di balik lelah dan panjangnya perjalanan, tersimpan semangat untuk hadir di tengah masyarakat, belajar melayani, dan menebarkan manfaat.

Setiap guncangan jalan adalah latihan kesabaran. Setiap tanjakan adalah ujian keyakinan. Dengan semangat dan doa, para santri melangkah pasti menuju ladang penempaan diri.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses