Selamat datang para calon santri-para penuntut ilmu syar'i warisan Nabi. Untuk mengikuti ujian online UMTB klik di sini!

Berysukur jadi santri

 

Oleh Abdullah Mangun Makasar Tahfizh

 

Saudaraku yang semoga Allah rahmati…

Minuman yang diteguk saat di rumah, bisa jadi tidak senikmat wedang suplement di pondok. Sofa empuk di rumah bisa jadi tidak membuat khusyuk sebagaimana saat belajar di pondok walau tanpa alas.

Kenikmatan belajar di pondok adalah kenikmatan yang tak terhingga. Ada banyak teman yang bisa saling mengingatkan di atas kebaikan dan takwa. Apalagi dalam hidup kita di dunia yang fana ini. Bisakah engkau bayangkan hidup tanpa adanya seorang teman yang membantu?

 

Pembaca yang semoga Allah rahmati….

Perjuangan dalam dakwah ini butuh adanya tali persaudaraan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ المُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Kaum mukminin itu ibarat satu bangunan, saling menguatkan satu sama lain.” (HR. al-Bukhari no. 481 dan Muslim no. 2585)

Begitu pula sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam kecintaan, kasih sayang, dan kelembutan satu sama lainnya seperti satu badan, jika ada bagian yang sakit, maka bagian lainnya akan ikut merasakan demam dan tidak bisa tidur.” (HR. Muslim no.2586)

Bersyukurlah, karena di antara jutaan bahkan miliaran makhluk di dunia, Allah telah memilih kita menjadi calon penerus dakwah insya Allah. Allah pilih kita untuk bersatu memperjuangkan bendera dakwah salafiyah. Maka dari itu mulai saat ini, mulai detik ini, mari kokohkan langkah. Mari kuatkan jiwa dan satukan jiwa untuk terus berjuang dan bertahan dalam melanjutkan tongkat estafet dakwah.

Meskipun terasa berat dan susah dalam belajar, namun kehadiran antum dinanti oleh ummat –insyaAllah-.

Berjalan ibarat kereta api….

Beriring bersatu saling menguati….

Menyambut siapa pun yang mengikuti….

Tetap berlalu walau banyak yang membenci….

Melaju bersama apapun yang menghalangi….

Inilah yang harus kau akui….

Sebagai jalan santri sejati….

 

Doa dan Harapan

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan taufik kepada kita semua agar selalu di bawah perlindungan-Nya, dan mengokohkan langkah kita di atas jalan yang sesuai dengan al-Qur’an dan as-Sunnah serta menjadikan kita termasuk orang-orang yang lantang dalam menyuarakan al-Haq walau pahit dirasa sampai ajal menyapa. Amin yaa mujibas sailin.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.