Suka Duka di Balik Layar Tim Takhasus Desain

Suka Duka Takhasus Desain

 

Oleh Tim Jurnalistik Santri

 

Mungkin sebagian kita telah mengetahui bahwa Ma’had Minhajul Atsar memiliki beberapa website untuk menunjang dakwah salafiyyah. Selain melalui media elektronik seperti website, ma’had juga memiliki beberapa media cetak semisal Buletin al-Ilmu, Mading at-Tibyan, dan lain sebagainya.

Media-media dakwah tersebut bukan hanya melibatkan para astidzah dan ikhwan saja, tapi para santri juga memiliki andil di dalamnya. Mungkin kita pernah mendengar Takhasus desain, website Islam Hari Ini (IHI), dan lain sebagainya, itulah beberapa media dakwah yang diemban oleh para santri.

 

Bukan Tanpa Rintangan

Keterlibatan santri dalam pengelolaan media dakwah banyak memberi kesan dan pengalaman bagi mereka, terlebih bagi yang belum pernah terjun di bidang tersebut sama sekali. Demikian pula bagi yang sebelumnya tidak mengerti istilah komputer/software (aplikasi) yang biasa digunakan. Dengan terjun langsung, mereka akhirnya bisa mengerti dan memahaminya tanpa harus belajar di perguruan tinggi dan lain sebagainya.

Karena sistem belajar mereka bersifat otodidak, tentulah kesalahan, kekeliruan, serta suka-duka sering terjadi. Sebagai contoh, kisah seorang anggota Tim TD (Takhasus Desain) yang sedang mengerjakan tugasnya di komputer hingga hampir mencapai sempurna, namun tiba-tiba saja pekerjaannya lenyap karena lampu mati…

Dalam keadaan si santri lupa menyimpan pekerjaannya, atau lupa menekan CTRL+S (menurut istilah yang baru mereka pelajari).

Tentunya rasa kesal dan sedih langsung menghampiri, tapi bagaimana lagi. Kejadian itu memaksanya untuk mengulang kembali tugasnya dari awal tadi. Hal ini sudah beberapa kali terjadi, namun tetap tak membuat mereka mundur dan berpasrah diri.


Baca Juga: Takhasus Desain, Antara Ta’awun, Dakwah, dan Peningkatan Kemampuan Diri


Mereka harus mengambil pelajaran, walaupun dari kejadian-kejadian kecil seperti ini. Terlihat sepele, namun tetap merupakan pengalaman yang berarti, sebagai salah satu rangkaian dari proses belajar yang panjang sekali.

Mengambil pelajaran dari setiap kejadian merupakan tanda-tanda orang beriman. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. yang artinya:

لا يُلْدَغُ المُؤْمِنُ مِن جُحْرٍ واحِدٍ مَرَّتَيْنِ

“Seorang mukimin tidak boleh tersengat dari lubang yang sama dua kali.” (HR. Al-Bukhari)

Tak Pernah Berhenti Berjuang

Mengemban amanah ini, mereka memang harus melaluinya dengan pengorbanan yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Contohnya, sering kita dapati beberapa tim yang terlibat dalam media dakwah harus melakukan beberapa kali rapat dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Terkadang, sebagian mereka juga harus lembur untuk menyelesaikan beberapa amanah dan pekerjaan. Tapi semoga itulah yang terbaik. Sebagaimana kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

خيرُ الناسِ أنفعُهم للناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Ibnu Hibban dan Imam Albani mensahihkannya)

 

Hanya Ucapan Syukur yang Bisa Mengakhiri

Tak ada satu kata pun yang pantas kami panjatkan melainkan ucapan syukur kepada Allah Ta’ala semata. Dialah Sang Pemberi Nikmat dan Dzat yang Maha Memilikinya. Hanya karena Allahlah kita bisa merasakan nikmat pengalaman yang begitu besar ini.

Rasa syukur pula kami sampaikan kepada para asatidzah serta para pengurus yang masih ber-husnuzhan kepada kami dengan memberi amanah yang amat mulai ini, berdakwah di jalan Allah yang tak kita pungkiri lagi keutamaannya. Allah Ta’ala befirman:

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh dan berkata: ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?’” (QS. Fusilat: 33)

Ayat nan agung inilah yang menjadi pendorong semangat kami untuk menjalakan amanah yang mulia ini. Semoga Allah senantiasa menjaga seluruh nikmat yang kita rasakan.

Amin..

=====©=====

Media Resmi Info Seputar Ma’had Minhajul Atsar Jember

💻 Situs Resmi: https://www.minhajulatsar.com

📟 Channel Telegram: https://t.me/mahadminhajulatsarjember

Penulis: Mudzakkir Muhammad Arif Padang, Takhasus

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.