Selamat datang para calon santri-para penuntut ilmu syar'i warisan Nabi. Untuk mengikuti ujian online UMTB klik di sini!

Bangkitlah wahai Ahlus Sunnah!

 

Oleh Abul Husein Faruq Gresik Takhasus

 

Musuh dakwah tak pernah jemu mendakwahkan kebatilan, segala hal mereka korbankan demi menyebarkan kebatilan.

Dalam rangka mengkaderisasi  anak-anak mereka, mereka rela meninggalkan tidur. Mereka bangkit berjuang dan bersatu dalam kebatilan, dan tak kenal lelah demi kebatilan mereka.

 

Berorban dan Berjuang

Sekarang mana dirimu wahai Ahlus Sunnah, bangunlah dari tidur kalian yang panjang wahai Ahlus sunnah, sudahkah korbankan diri kalian untuk semangat thalabul ilmi wahai ahlus sunnah, dan dengan jiwa dan raga kalian membela agama Allah ta’ala?

 

Saatnya bangkit

Sudah saatnya sekarang kita berjuang untuk mendakwahkan agama Allah taala, sudah bukan saatnya kita bermusuhan sesama Ahlus sunnah. Sekarang saatnya kita bangkit, bersatu dan berjuang bersama melawan musuh-musuh ahlus sunnah, kita harus melangkah lebih maju dari musuh-musuh Ahlus sunnah, karena kita diatas kebenaran sedangkan mereka di atas kebatilan.

Jangan pernah merasa puas dalam berdakwah, sunggguh ummat manusia sangat  membutuhkan dakwah ahlus sunnah, yang dengan ilmu, rahmat dan hikmah kalian berdakwah, diiringi dengan hati yang tulus dalam berdakwah, dengan mengharap keridhaan dan jannah-Nya sebagai balasan berdakwah.

 

Jadilah umat terbaik!

Jadilah kalian ummat yang terbaik, sebagaimana yang Allah katakan dalam ayatnya,

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّه

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah Ta`ala”. (Qs. Ali-Imran: 110)

Mungkin sekian ulasan kali ini, semoga bermanfaat dan berbuah amal shalih Amin.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.