Selamat datang para calon santri-para penuntut ilmu syar'i warisan Nabi. Untuk mengikuti ujian online UMTB klik di sini!

Bimbingan untuk para orang tua terkait putrinya

 

Oleh Hafidz Perawang Takhasus

 

Berikut ini adalah fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ketika diminta arahannya terkait pendidikan putrinya:

 

Pertanyaan:

أولى رسائل هذه الحلقة رسالة وصلت إلى البرنامج من الجمهورية العربية اليمنية، وباعثتها إحدى الأخوات من هناك رمزت إلى اسمها بالحروف (ف. ع. ج) لها جمع من الأسئلة، ملخص سؤالها الأول تقول: إن والدها يعارضها في مواصلة الدراسة، وترجو من سماحتكم التوجيه لها ولوالدها؟

Surat pertama pada majelis ta’lim ini berasal dari Jumhuriyyah Arabiyyah Yaman. Surat tersebut dilontarkan oleh seorang wanita dengan inisial nama F.A.J, yang memilki beberapa pertanyaan. Kesimpulan dari pertanyaan pertama ialah sang ayah menghalangi dirinya untuk sekolah. Apa bimbingan anda untuk sang wanita serta ayahnya, wahai Syaikh yang mulia?

 

Jawaban:

فإن طلب العلم للنوعين الرجال والنساء من أفضل القربات ومن أهم الطاعات؛ لقول النبي ﷺ: ولقوله عليه الصلاة والسلام:

Ketahuilah, bahwasanya belajar ilmu agama bagi laki-laki dan wanita termasuk upaya pendekatan diri kepada Allah dan amalan kebajikan paling utama. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

من سلك طريقًا يلتمس فيه علمًا سهل له به طريقًا إلى الجنة،

“Barangsiapa menempuh perjalanan untuk mempelajari ilmu agama, niscaya Allah permudah jalannya menuju surga.”

 

Juga sabdanya:

 من يرد الله به خيرًا يفقهه في الدين،

“Barangsiapa dikehendaki oleh Allah mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat, ia akan dijadikan paham terhadap agama ini.”

Dan sabdanya:

خيركم من تعلم القرآن وعلمه

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengamalkannya.”

 

فنصيحتي لك وللوالد الاستمرار في الدراسة الإسلامية النافعة المفيدة على يد العلماء المعروفين بالاستقامة وحسن العقيدة والسيرة،

Nasehatku bagi sang penanya sekaligus sang ayah, teruskanlah proses belajar islam yang bermanfaat tersebut melalui para ulama yang dikenal baik keistiqamahannya, prinsip berakidah, dan perjalanan hidupnya.

 وذلك من التفقه في الدين الذي هو علامة الخير وعلامة أن الله أراد بالعبد خيرًا،

Proses belajar tadi termasuk memperdalam ilmu agama yang merupakan kunci serta tanda bahwa Allah menghendaki banyak kebaikan untuknya.

 

 وعلى الوالد أن يلاحظ ما ينبغي أن يلاحظ من ذهابك إلى المدرسة بصحبة الثقات المأمونات وعدم ذهابك مع السائق وحده، ومن جهة العناية بالمدرسة إذا كانت المدرسة جيدة وفيها معلمات معروفات بحسن العقيدة والسيرة،

Sang ayah hendaknya memberikan perhatian terhadap perkara yang perlu untuk diberikan perhatian. Mulai dari keberangkatan sang putri dengan teman-temannya yang terpercaya dan aman, tidak sendirian bersama supir. Memilihkan sekolah yang bagus, para pengajar yang dikenal baik akidah dan biografinya.

فهذا مما ينبغي للوالد أن يعين عليه. أما إن كانت الدراسة فيها شيء يخشاه الوالد عليك فاسمعي وأطيعي للوالد، وهذا من نصحه لك وبره لك

Inilah yang hendaknya menjadi perhatian bagi sang ayah. Namun, jika belajarnya memiliki beberapa yang dikhawatirkan oleh sang ayah, maka taat dan patuhilah sang ayah. Sebab, ini adalah kebaikan bagimu.

 

فالخلاصة: أن عليك أن تتفاهمي مع الوالد في الموضوع، فإذا كانت الدراسة على مدرسات طيبات معروفات بالخير، وتيسر لك الذهاب إلى المدرسة بطريقة سليمة ليس فيها خلوة بالسائق ولا غيره، فالوالد يوافق إن شاء الله على هذا الخير العظيم،

Ringkas dari ini semua, engkau harus memahami tujuan ayah anda. Apabila seolahnya adalah para pengajar yang bagus lagi dikenal kebaikannya, mudah bagimu proses keberangkatan ke sekolah dengan selamat, tidak bersendirian dengan supr, maka tidak ada masalah. InsyaAllah ayah anda diberi taufik kepada pintu kebaikan yang besar ini.

 وإن كان هناك أسباب للمنع فالوالد لا يريد لك إلا الخير إن شاء الله، فاسمععي وأطيعي للوالد، وبره من أهم المهمات، والله جل وعلا أوصى ببر الوالدين في آيات كثيرات، منها قوله سبحانه:

Namun jika disitu terdapat beberapa hal yang menghalangi, maka seorang ayah hanyalah menginginkan kebaikan untukmu. Dengar dan taatilah dia, karena berbakti kepadanya termasuk ibadah yang ditekankan.

 

Allah Ta’ala telah memberi wasiat untuk berbakti kepada orang tua di dalam ayat yang banyak, di antaranya:  

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Rabbmu telah memerintahkan agar tidak beribadah kecuali kepada-Nya dan berbakti kepada kedua orag tua dengan baik.” (QS. Al-Isra: 23)

 

أسأل الله أن يوفقك ووالدك لما فيه براءة ذمة الجميع وصلاح الجميع.

Aku meminta kepada Allah agar memberi taufik kepadamu dan orang tuamu kepada kebaikan semuanya.

 

Sumber: https://binbaz.org.sa

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.